Kemarin. Panas sengatan dari entup matahari tidak begitu ganas seperti biasanya. Cenderung malah tersipu malu. Sebuah lembar pewarta harian aku buka di selembar sebelum terakhir. Tajuknya mengatakan, akan ada kumpul massa besar di DPRD di esok hari. Otakku langsung mengoprak berkas-berkas ingatan yang masih tersisa dari berita sehari-hari. Tentang keistimewaan Jogja yang sedang digaruk-garuk oleh penguasa. Kenapa? Apa karena gak berdaya nggaruk-garuk yang lain macam Gayus ama Century, kemudian mengalihkan ke yang lain? Selalu seperti inikah trik dari rezim-rezim yang pernah berkuasa di Indonesia? Yang jelas aku harus merencanakan dengan sematang-matangnya rute mana yang yang harus aku lalui di esok hari demi menghindari gegap gempita tersebut.
About Me
- Plenug dan Dirinya
- Adalah seorang manusia biasa yang tentu saja tidak akan bisa menampilkan keeksotisan dirinya serta keeksisannya tanpa adanya sahabat, tanpa adanya manusia lain yang saling mendukung, tanpa adanya jabatan erat dari manusia lain yang merasakan samanya menjadi manusia. Selalu memasang dada dan tangan terbuka untuk setiap jabatan erat persahabatan adalah konsep hidupnya.
